Cek Tarif Tol

Kenaikan Tarif Tol Bakauheni–Terbanggi Besar 2026, DPRD Desak Evaluasi

cektol.id admin cektol.id admin | Dipublikasikan pada 17 Juli 2026
Berita & Update
Cover image for Kenaikan Tarif Tol Bakauheni–Terbanggi Besar 2026, DPRD Desak Evaluasi

Sponsored

Kenaikan Tarif Tol Bakauheni–Terbanggi Besar 2026, DPRD Desak Evaluasi

Polemik kenaikan tarif Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter) kembali memanas. Sejak penyesuaian tarif diberlakukan pada akhir 2025, ruas tol sepanjang ±140,9 km yang membentang dari Pelabuhan Bakauheni hingga Terbanggi Besar, Lampung, ini mendapatkan protes dari berbagai pihak. Keluhan tidak hanya datang dari masyarakat umum, tetapi juga dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Lampung (Unila) yang kemudian mendorong DPRD Provinsi Lampung turun tangan.

Pada awal Juli 2026, Komisi IV DPRD Lampung menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pengelola PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB) untuk membahas keluhan masyarakat. Namun, pengelola menyatakan bahwa peluang tarif kembali turun sangat kecil karena kewenangan penetapan tarif berada di tangan pemerintah pusat. Bagi pengguna ruas Bakter yang hendak merencanakan perjalanan, Anda dapat memanfaatkan fitur cek tarif tol kami untuk menghitung estimasi biaya secara akurat sebelum berangkat.

Latar Belakang Kenaikan Tarif Bakter

Penyesuaian tarif Tol Bakauheni–Terbanggi Besar merupakan bagian dari evaluasi tarif rutin yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Jalan Tol serta Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Jalan Tol. Secara regulasi, tarif tol dievaluasi setiap dua tahun sekali dengan mempertimbangkan laju inflasi wilayah setempat dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Ruas Bakter adalah jalan tol pertama di Pulau Sumatera yang beroperasi penuh dan menjadi gerbang utama penghubung Pulau Jawa dengan Sumatera via pelabuhan penyeberangan Merak–Bakauheni. Karena posisinya yang sangat strategis untuk jalur logistik dan mudik Lebaran, setiap penyesuaian tarif selalu mendapat sorotan tajam. Pengelola BTB menegaskan bahwa kenaikan tarif sudah melalui persetujuan regulator dan merupakan mekanisme yang wajar sesuai kontrak pengusahaan jalan tol.

Namun, masyarakat merasa beban kenaikan tarif cukup berat, terutama bagi pengendara roda dua yang tidak diizinkan melintas, pelaku usaha logistik lokal, serta warga yang setiap hari melintasi ruas tersebut untuk aktivitas ekonomi harian. BEM Unila bahkan menyebut kenaikan tarif berpotensi menekan daya beli masyarakat Lampung yang bergantung pada distribusi barang lewat jalur tol ini.

Respons DPRD Lampung dan Pengelola

Komisi IV DPRD Lampung memanggil pengelola BTB dalam RDP yang digelar pada Senin, 6 Juli 2026. Ketua Komisi IV, Muklis Basri, menyatakan rapat tersebut merupakan tindak lanjut atas banyaknya keluhan masyarakat terkait kenaikan tarif yang diberlakukan sejak akhir 2025. DPRD meminta pemerintah dan pengelola mengevaluasi kembali tarif agar lebih berpihak pada masyarakat Lampung.

Di sisi lain, pihak pengelola BTB menjelaskan bahwa penetapan tarif merupakan wewenang pemerintah pusat melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), bukan keputusan pengelola secara sepihak. Bos Tol Bakter menyebut peluang tarif turun sangat sulit karena secara historis belum pernah ada penurunan tarif tol di Indonesia setelah penyesuaian. Sebagai catatan, pada masa mudik Lebaran 2026, pengelola sempat memberikan diskon tarif 30 persen pada periode arus mudik dan arus balik sebagai bentuk kompensasi sosial.

Tension antara aspirasi masyarakat dan kepatuhan regulasi ini mencerminkan dilema klasik pengelolaan jalan tol: menjaga kelayakan finansial investasi sekaligus menjaga daya beli pengguna. DPRD Lampung berjanji akan meneruskan rekomendasi evaluasi ke pemerintah pusat, meski peluang perubahan tarif dalam waktu dekat dinilai kecil.

Dampak bagi Pengguna dan Logistik Lampung

Kenaikan tarif Bakter berdampak langsung pada biaya logistik barang dari dan ke Pelabuhan Bakauheni. Sebagian besar komoditas seperti sembako, hasil perkebunan, dan material konstruksi di Lampung bergantung pada jalur tol ini. Kenaikan tarif berisiko mengerek harga barang karena biaya transportasi menjadi komponen harga akhir di pasaran.

Bagi pengendara pribadi, khususnya Golongan I (kendaraan kecil), penyesuaian tarif membuat perhitungan biaya perjalanan lintas Sumatera perlu disusun ulang. Hal ini penting mengingat Tol Bakter terhubung langsung dengan ruas Tol Trans Sumatera lainnya seperti Kayu Agung–Palembang–Betung dan ruas yang menuju ke arah utara Sumatera. Untuk membandingkan besaran tarif antarruas, Anda bisa membaca ulasan kami tentang tarif Tol Trans Sumatera (JTTS) 2026 yang memuat rincian tarif terbaru di berbagai ruas.

Selain itu, pelaku UMKM dan sopir angkutan umum mulai mencari rute alternatif non-tol untuk menekan biaya, meski hal ini berisiko menambah waktu tempuh dan kepadatan jalan nasional. Pemerintah daerah pun diimbau untuk memastikan jalan arteri tetap layak saat tol mengalami penyesuaian tarif agar masyarakat memiliki pilihan.

Tips Menghitung dan Menghemat Biaya Tol Bakter

Menghadapi kenaikan tarif, ada beberapa langkah praktis yang bisa dilakukan pengguna ruas Bakter agar perjalanan tetap efisien:

  • Hitung estimasi tarif sebelum berangkat. Gunakan kalkulator cek tarif tol kami untuk mengetahui biaya pasti berdasarkan golongan kendaraan dan gerbang tujuan.
  • Manfaatkan program diskon saat mudik. Pantau pengumuman resmi BTB menjelang Nataru dan Lebaran, karena diskon 30 persen kerap diberikan pada periode tertentu.
  • Gabungkan perjalanan logistik. Bagi pelaku usaha, konsolidasi muatan dalam satu trip dapat menekan biaya tarif per unit barang.
  • Siapkan saldo e-toll yang cukup. Hindari antrean di gerbang tol dengan memastikan uang elektronik terisi penuh, terutama saat arus mudik yang padat.

Apabila Anda ingin memahami cara kerja sistem pembayaran nontunai di jalan tol, silakan baca panduan kami tentang panduan e-toll: isi saldo dan cek mutasi agar transaksi di gerbang tol Bakter berjalan lancar tanpa hambatan.

Kesimpulan

Kenaikan tarif Tol Bakauheni–Terbanggi Besar 2026 telah memicu protes masyarakat dan mahasiswa hingga mendorong DPRD Lampung menggelar RDP bersama pengelola BTB. Meski DPRD mendesak evaluasi, pengelola menegaskan peluang penurunan tarif sangat kecil karena kewenangan berada di pemerintah pusat dan secara historis tarif tol tak pernah turun setelah penyesuaian.

Bagi pengguna ruas Bakter, kunci menghadapi kenaikan tarif adalah perencanaan perjalanan yang matang dan pemantauan program diskon resmi. Jangan lupa manfaatkan cek tarif tol kami untuk menghitung biaya perjalanan secara transparan serta simak terus berita update seputar jalan tol di cektol.id agar Anda selalu mendapatkan informasi tarif terkini dan akurat.

Reading time: 5 min

Sponsored

📰 Baca Juga