Rekonstruksi Tol Jagorawi, Akses Gunung Putri Dialihkan
Sponsored
Rekonstruksi Tol Jagorawi, Akses Keluar Gunung Putri Dialihkan
Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT), pengelola Ruas Tol Jagorawi (Jakarta–Bogor–Ciawi), tengah melaksanakan pekerjaan rekonstruksi perkerasan jalan di sejumlah titik mulai 18 Agustus hingga 23 Agustus 2026. Mengutip pemberitaan Kompas.com yang tayang Kamis, 20 Agustus 2026, selama pekerjaan berlangsung akan diberlakukan rekayasa lalu lintas atas diskresi kepolisian, termasuk pengalihan rute pada akses keluar Gunung Putri setelah transaksi tol. Bagi Anda yang rutin melintasi koridor penghubung ibu kota dengan kawasan selatan Jakarta—baik menuju Bogor, Ciawi, Cileungsi, maupun Citeureup—informasi ini penting agar perjalanan tetap lancar selama masa pengerjaan. Sebelum berangkat, jangan lupa menghitung estimasi biaya Anda melalui fitur cek tarif tol agar saldo e-toll selalu cukup.
Tol Jagorawi adalah ruas tol tertua di Indonesia yang mulai beroperasi pada 1978 dan tetap menjadi tulang punggung mobilitas dari Jakarta menuju kawasan Bogor dan sekitarnya. Sebagai koridor utama yang melayani jutaan kendaraan setiap tahun—mulai kendaraan pribadi, angkutan umum, hingga truk distribusi—kualitas perkerasannya harus terus dijaga melalui pekerjaan pemeliharaan dan rekonstruksi berkala. Tingginya angka volume kendaraan inilah yang membuat setiap agenda perawatan di ruas ini selalu diikuti dengan cermat oleh para pengguna setianya.
Titik Rekonstruksi di Ruas Tol Jagorawi
Pekerjaan rekonstruksi perkerasan di Ruas Tol Jagorawi kali ini dilakukan pada beberapa titik, baik untuk arah Jakarta maupun arah Bogor. Berikut rincian titik beserta jadwal pelaksanaannya:
| Titik Pekerjaan | Arah | Waktu Pelaksanaan |
|---|---|---|
| Bahu luar KM 30+700 – KM 30+550 | Jakarta | 18 Agustus 2026, 10.00 WIB – 23 Agustus 2026, 05.00 WIB |
| Lajur 1 On Ramp Sentul Sirkuit | Jakarta | 19 Agustus 2026, 10.00 WIB – 21 Agustus 2026, 05.00 WIB |
| Akses keluar GT Gunung Putri | Bogor | 19 Agustus 2026, 10.00 WIB – 23 Agustus 2026, 05.00 WIB |
Berdasarkan tabel di atas, pekerjaan mencakup tiga titik utama: bahu luar di sekitar KM 30 arah Jakarta, lajur 1 di On Ramp Sentul Sirkuit arah Jakarta, dan yang paling banyak memengaruhi pengguna adalah akses keluar GT Gunung Putri arah Bogor. Notasi kilometer dengan tanda plus (+), misalnya KM 30+700, menunjukkan lokasi presisi di sepanjang ruas tol.
Selama pekerjaan berlangsung, lajur atau bahu yang menjadi objek pekerjaan akan ditutup sementara, sedangkan lajur lainnya tetap dioperasikan untuk melayani lalu lintas pengguna jalan. Pengaturan lalu lintas dilakukan secara situasional oleh petugas di lapangan dengan menyesuaikan kondisi arus kendaraan, sehingga tidak ada penutupan penuh ruas dan arus tetap mengalir meski kapasitas berkurang di sekitar area kerja.
Skema Pengalihan Akses Keluar Gunung Putri
Bagian paling penting dari pengumuman ini adalah rekayasa lalu lintas pada akses keluar Gunung Putri setelah transaksi tol, yang dibedakan berdasarkan jenis kendaraan dan tujuannya:
- Kendaraan besar menuju Cileungsi atau Citeureup: diarahkan untuk terus melaju lurus melintasi terowongan dan tetap berada di Jalan Baru Indocement, kemudian berputar balik di Bundaran Kopo. Setelah putar balik dari bundaran, kendaraan diarahkan menuju perempatan di samping SPBU di atas terowongan. Kendaraan besar yang menuju Cileungsi diarahkan belok ke kanan, sedangkan yang menuju Citeureup diarahkan belok ke kiri.
- Kendaraan kecil menuju Citeureup: dialihkan ke jalur kiri terlebih dahulu ke arah Cileungsi, selanjutnya berputar balik ke arah Citeureup.
- Kendaraan kecil menuju Cileungsi: tidak mengalami pengalihan rute dan dapat melanjutkan perjalanan seperti biasa.
Skema ini dirancang agar arus kendaraan tetap teratur meski akses keluar Gunung Putri mengalami penyesuaian. Pengguna diimbau untuk memperhatikan rambu-rambu sementara dan arahan petugas di lapangan, karena titik putar balik dapat membingungkan bagi yang belum pernah melintas di rute tersebut. Mengetahui skema sebelum berangkat akan menghemat waktu dan menghindari kebingungan di tengah perjalanan.
Dampak dan Tips Melewati Area Pekerjaan
Kehadiran pekerjaan rekonstruksi di beberapa titik, terutama pengalihan akses keluar Gunung Putri, berpotensi menimbulkan perlambatan lalu lintas, khususnya pada jam sibuk pagi dan sore bagi pengguna arah Bogor maupun menuju kawasan industri Cileungsi–Citeureup. Beberapa hal yang dapat Anda lakukan agar perjalanan tetap aman dan lancar:
- Ikuti arahan petugas dan rambu sementara di area kerja—jangan memaksakan pindah lajur secara tiba-tiba di titik penyempitan.
- Jaga jarak aman dan kurangi kecepatan saat mendekati area rekonstruksi, terutama di bahu luar KM 30 yang dikerjakan selama hampir seminggu penuh.
- Rencanakan rute alternatif jika Anda menuju Citeureup, karena kendaraan kecil akan dialihkan memutar via arah Cileungsi.
- Pantau kondisi lalu lintas real-time melalui aplikasi navigasi seperti Google Maps atau Waze, serta akun media sosial resmi Jasa Marga sebelum dan selama perjalanan.
- Siapkan saldo e-toll yang cukup untuk menghindari antrean di gerbang tol.
Bagi Anda yang ingin membandingkan rute lain menuju kawasan selatan Jakarta, silakan baca panduan lengkap kami tentang tarif tol Jagorawi terbaru 2026 untuk mengetahui rincian biaya semua golongan kendaraan. Anda juga bisa mempelajari standar keselamatan operasional jalan tol agar lebih waspada saat melewati area pekerjaan. Sementara itu, agenda rekonstruksi serupa juga berlangsung di ruas Jabotabek lain pada periode yang hampir bersamaan—baca selengkapnya pada artikel rekonstruksi Tol Jabotabek 21–24 Agustus 2026.
Kesimpulan
Rekonstruksi perkerasan Tol Jagorawi yang berlangsung 18–23 Agustus 2026 mencakup tiga titik utama dan memicu pengalihan rute pada akses keluar Gunung Putri, dengan skema yang berbeda untuk kendaraan besar dan kecil serta tujuan Cileungsi atau Citeureup. Pekerjaan tidak menutup ruas secara penuh—lajur lain tetap beroperasi dengan pengaturan arus secara situasional oleh petugas. Kunci melewati masa pengerjaan ini adalah memahami skema pengalihan, mengikuti arahan petugas, menjaga jarak aman, dan memantau kondisi lalu lintas secara real-time. Dengan perencanaan yang baik dan saldo e-toll yang cukup—yang bisa Anda cek lewat kalkulator tarif tol kami—perjalanan Anda tetap aman, nyaman, dan bebas hambatan selama rekonstruksi berlangsung.
Sponsored
đź“° Baca Juga
Jasa Marga Integrasikan Tiga Pilar Layanan Jalan Tol 2026
Danantara meninjau integrasi tiga pilar layanan Jasa Marga: preservasi jalan tol, rest area, dan layanan digital Travoy demi customer experience pengguna.
berita-update7 Titik Tol Jakarta-Cikampek Diperbaiki Hingga 4 September
JTT melakukan rekonstruksi perkerasan di tujuh titik Tol Jakarta-Cikampek mulai 29 Agustus hingga 4 September 2026. Simak lokasi, jadwal kerja, dan dampaknya.
berita-updateExit Tol Jembatan Tiga Pluit Ditutup Mulai 4 September 2026
Exit Tol Jembatan Tiga arah Pluit ditutup mulai 4 September 2026 hingga 31 Juli 2027 imbas pembangunan HBR II. Simak jadwal, penyebab, dan jalur alternatifnya.