Cek Tarif Tol

Tarif Tol Serpong–Cinere 2026: Rute, Gerbang & Tarif

cektol.id admin cektol.id admin | Dipublikasikan pada 18 Agustus 2026
Tarif Tol
Cover image for Tarif Tol Serpong–Cinere 2026: Rute, Gerbang & Tarif

Sponsored

Tarif Tol Serpong–Cinere 2026: Rute, Gerbang & Tarif

Jalan Tol Serpong–Cinere, atau yang akrab disingkat Tol Sercin, adalah ruas tol pendek yang sangat strategis di bagian barat Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta 2 (JORR 2). Dengan panjang sekitar 9,7 kilometer (data pengelola mencatat 10,14 km), ruas ini menghubungkan Junction Serpong di Tangerang Selatan dengan Simpang Susun (SS) Cinere di perbatasan Jakarta–Depok. Ruas ini merupakan lanjutan dari Tol Ulujami–Serpong di sisi barat, sekaligus pintu gerbang menuju Tol Cinere–Jagorawi (Cijago), Tol Kunciran–Serpong, dan jaringan tol lingkar selatan Jakarta.

Dimiliki dan dikelola oleh PT Cinere Serpong Jaya (CSJ), anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Tol Sercin melintasi kawasan Jombang, Ciputat, Pamulang, dan Pondok Cabe sebelum berakhir di pertemuan simpang susun Cinere. Bagi warga Serpong dan Pamulang, ruas ini adalah jalur tercepat menuju Depok, Jagorawi, hingga Bandara Soekarno–Hatta tanpa harus menyusuri arteri Ciputat yang kerap macet.

Artikel ini menyajikan tarif tol Serpong–Cinere 2026 secara lengkap: profil ruas, sejarah pengoperasian, daftar gerbang tol, rincian tarif Gol I hingga Gol V yang sudah terverifikasi, pilihan rest area terdekat, hingga FAQ. Ingat, tarif tol dapat berubah sewaktu-waktu sesuai evaluasi BPJT. Gunakan kalkulator tarif tol untuk angka paling akurat sebelum berangkat.


Sejarah Singkat Tol Serpong–Cinere: Dua Seksi, Satu Tulang Punggung JORR 2

Tol Serpong–Cinere dibangun dan dioperasikan dalam dua seksi dengan skema Konsesi yang dipegang PT Cinere Serpong Jaya dengan nilai investasi sekitar Rp2,1 triliun. Seksi 1 ruas Serpong–Pamulang sepanjang sekitar 6,5 kilometer diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 1 April 2021. Sementara itu, Seksi 2 ruas Pamulang–Cinere sepanjang sekitar 3,64 kilometer mulai dioperasikan secara fungsional pada 22 Desember 2023 saat arus libur Natal dan Tahun Baru, kemudian diresmikan penuh oleh Presiden Joko Widodo pada 8 Januari 2024. Dengan rampungnya Seksi 2, perjalanan dari Junction Serpong ke SS Cinere dapat dilalui tanpa putus melalui jalur bebas hambatan.

Kehadiran ruas ini lahir dari kebutuhan menyambungkan segmen JORR 2 di sisi barat dan selatan Jakarta. Sebelum Tol Sercin beroperasi penuh, kendaraan dari Tangerang Selatan yang hendak menuju Depok atau Cimanggis harus keluar ke arteri dan terjebak kepadatan Ciputat, Sawangan, atau Parung. Kini, kendaraan dapat mengalir dari Tol Kunciran–Serpong maupun Tol Ulujami–Serpong langsung menuju SS Cinere, lalu bersambung ke Tol Cijago menuju Jagorawi. JORR 2 sendiri akhirnya tersambung penuh sepanjang lebih dari 111 kilometer pada pertengahan 2024, menjadikan Tol Sercin bagian penting dari cincin lingkar luar kedua Jakarta.

Peran strategis Tol Sercin makin terasa setelah seluruh JORR 2 terkoneksi. Pengguna dari Cinere, Depok, hingga Cibubur kini bisa melaju ke arah bandara Soekarno–Hatta tanpa menembus pusat kota, dan sebaliknya pengguna dari Tangerang Selatan bisa menuju kawasan timur Jakarta dengan lebih cepat. Ruas pendek ini juga menjadi pemecah beban Jalan Tol Jakarta–Tangerang dan arteri selatan yang selama ini menjadi satu-satunya pilihan warga Serpong. Untuk memahami konteks jaringan di sekitarnya, baca pula artikel Tarif Tol Kunciran–Serpong 2026 dan Tarif Tol Ulujami–Serpong 2026.


Daftar Gerbang Tol Serpong–Cinere

Sebagai ruas pendek, Tol Sercin hanya memiliki tiga titik akses utama. Meski jumlahnya sedikit, ketiganya melayani kawasan padat penduduk di Tangerang Selatan dan perbatasan Depok:

GerbangKawasan/LokasiFungsi Utama
Junction SerpongSimpang Susun Serpong, perbatasan Serpong–Ciputat, Tangerang SelatanTitik awal ruas; simpul koneksi ke Tol Ulujami–Serpong dan Tol Kunciran–Serpong
PamulangPamulang, Tangerang SelatanMelayani kawasan Pamulang, Pondok Cabe, Ciputat Timur, dan sekitarnya
CinereSimpang Susun Cinere, perbatasan Jakarta Selatan–DepokTitik akhir ruas; simpul koneksi ke Tol Cijago menuju Jagorawi dan Tol Desari

Dari Junction Serpong, pengguna dapat melanjutkan perjalanan ke arah barat menuju Kunciran atau ke arah utara menuju Pondok Aren dan Ulujami. Dari SS Cinere, kendaraan dapat langsung melanjutkan ke ruas Cijago menuju Cimanggis dan Jagorawi, atau keluar menuju kawasan Cinere, Limo, dan Sawangan. Informasi lebih lengkap tentang koneksi timur dapat Anda baca pada artikel Tarif Tol Cijago 2026.


Rincian Tarif Tol Serpong–Cinere per Gerbang

Tarif tol di ruas ini dihitung secara proporsional berdasarkan jarak tempuh antara gerbang masuk dan gerbang keluar, bukan tarif flat. Artinya, lintas penuh dari Junction Serpong ke Cinere lebih mahal daripada perjalanan pendek seperti Cinere–Pamulang. Tarif berikut adalah angka terverifikasi dari data resmi pengelola yang telah kami kumpulkan per Agustus 2026.

Tarif Antar-Gerbang di Ruas Serpong–Cinere

RuteGol IGol IIGol IIIGol IVGol V
Junction Serpong → Cinere (lintas penuh)Rp18.500Rp28.000Rp28.000± Rp37.000 (estimasi ~2× Gol I)± Rp37.000 (estimasi ~2× Gol I)
Junction Serpong → PamulangRp12.000Rp18.000Rp18.000± Rp24.000 (estimasi ~2× Gol I)± Rp24.000 (estimasi ~2× Gol I)
Cinere → PamulangRp6.500Rp10.000Rp10.000± Rp13.000 (estimasi ~2× Gol I)± Rp13.000 (estimasi ~2× Gol I)

Tarif berlaku dua arah: perjalanan Cinere menuju Junction Serpong dikenakan tarif yang sama dengan arah sebaliknya. Sebagai contoh, tarif Junction Serpong–Cinere Gol I Rp18.500 berlaku baik saat melaju ke arah timur maupun kembali ke arah barat. Tarif Gol IV dan Gol V pada tabel di atas adalah estimasi sekitar dua kali tarif Gol I, mengikuti pola umum penetapan tarif golongan besar; angka pasti dapat berbeda setelah evaluasi resmi BPJT.

Tarif Lanjutan: Pendekatan dari Barat dan Timur

Selain tarif antargerbang di dalam ruas, pengguna juga perlu mengetahui tarif pendekatan dari ruas tol tetangga karena arus kendaraan Sercin hampir selalu datang dari salah satu ruas tersebut:

RuasGol IGol IIGol IIIGol IVGol V
Pondok Aren → Serpong (ruas Ulujami–Serpong, pendekatan barat)Rp9.500Rp14.000Rp14.000± Rp19.000 (estimasi ~2× Gol I)± Rp19.000 (estimasi ~2× Gol I)
SS Cimanggis → Cinere (segmen Cijago sisi timur, lanjutan ke Cimanggis)Rp15.000Rp23.000Rp23.000± Rp30.000 (estimasi ~2× Gol I)± Rp30.000 (estimasi ~2× Gol I)

Tabel di atas sekaligus menunjukkan bahwa tarif bersifat kontinu antarruas: kombinasi perjalanan seperti Pondok Aren menuju Cimanggis akan menjumlahkan tarif masing-masing segmen yang dilewati. Karena besaran total tergantung kombinasi gerbang asal–tujuan, gunakan kalkulator tarif tol untuk hasil yang paling akurat, atau cek aplikasi Travoy Jasa Marga sebelum berangkat.

Tarif dapat berubah sewaktu-waktu sesuai evaluasi BPJT. Cek tarif terkini sebelum berangkat.


Tarif Tol Serpong–Cinere per Golongan Kendaraan

Tarif tol dibedakan berdasarkan golongan kendaraan sesuai dimensi, jumlah gandar, dan sumbu roda. Berikut ikhtisar kendaraan per golongan dengan contoh tarif lintas penuh Junction Serpong–Cinere:

GolonganJenis KendaraanContoh Tarif Lintas Penuh (Junction Serpong–Cinere)
Gol ISedan, jip, pick-up, minibus, mobil pribadiRp18.500
Gol IITruk 2 gandar, bus kecilRp28.000
Gol IIITruk 3 gandar, bus besarRp28.000
Gol IVTruk 4 gandar± Rp37.000 (estimasi ~2× Gol I)
Gol VTruk 5 gandar atau lebih± Rp37.000 (estimasi ~2× Gol I)

Pola ini konsisten dengan ruas JORR 2 lainnya: tarif Gol II dan Gol III umumnya sama, sedangkan Gol IV dan Gol V mengikuti pola sekitar dua kali tarif Gol I. Untuk perjalanan yang tidak menempuh lintas penuh, tarif dihitung proporsional jarak mengikuti rincian tabel sebelumnya. Seluruh transaksi di gerbang Tol Sercin menggunakan uang elektronik, jadi pastikan saldo kartu atau aplikasi e-toll Anda cukup sebelum masuk.


Rest Area Tol Serpong–Cinere: Manfaatkan Alternatif Terdekat

Karena panjangnya hanya sekitar 10 kilometer, Tol Sercin tidak memiliki rest area besar bertipe A maupun B di dalam ruasnya. Waktu tempuh lintas penuh hanya sekitar 8–12 menit, sehingga memang tidak ada tempat istirahat resmi yang disediakan. Namun, ada beberapa alternatif yang bisa digunakan:

  • Rest Area Tol Jagorawi KM 19 — dapat dijangkau dengan melanjutkan perjalanan dari SS Cinere menuju Cimanggis; paling cocok bagi pengguna yang hendak ke arah Bogor.
  • Rest area di ruas Kunciran–Serpong — bagi pengguna dari arah barat yang butuh istirahat sebelum masuk Tol Sercin, rest area di ruas tetangga ini bisa menjadi pilihan. Detail selengkapnya: Tarif Tol Kunciran–Serpong 2026.
  • SPBU di sekitar gerbang — untuk kebutuhan BBM dan istirahat singkat, SPBU di kawasan Serpong, Pamulang, Ciputat, dan Cinere berada tidak jauh dari gerbang tol.
  • Keluar tol sejenak — bagi yang membutuhkan istirahat lebih lama, keluar di gerbang Pamulang atau Cinere lalu singgah di rumah makan atau minimarket di kawasan tersebut.

Ingat, berhenti di bahu jalan hanya diperbolehkan untuk keadaan darurat seperti kendaraan bermasalah. Rencanakan titik istirahat Anda sebelum masuk tol agar perjalanan tetap aman dan nyaman.


Pemandangan & Spot Foto di Tol Serpong–Cinere

Meski pendek, Tol Sercin menawarkan pemandangan khas selatan Jakarta yang berbeda dari ruas tol lain. Sebagian besar trase melintasi permukiman padat Tangerang Selatan, sehingga panorama yang terlihat adalah atap-atap rumah dan kawasan hunian modern yang terus tumbuh di Serpong dan Pamulang. Beberapa spot yang menarik untuk dinikmati:

  • Segmen Junction Serpong–Pamulang — pemandangan kawasan permukiman Serpong dan Pondok Cabe dengan tata kota yang rapi; paling nyaman dinikmati pada pagi hari saat lalu lintas masih lengang dan udara segar.
  • Segmen Pamulang–Cinere — hamparan perumahan dan lahan hijau di perbatasan Tangerang Selatan–Depok; menarik saat sore hari menjelang matahari terbenam.
  • Pendekatan SS Cinere — pertemuan struktur jembatan simpang susun yang megah dengan latar kawasan Cinere dan Limo; pemandangan terbaik saat arus lalu lintas tidak terlalu padat.
  • Sisi utara menjelang Junction Serpong — saat cuaca cerah, skyline Jakarta terlihat samar dari kejauhan di arah utara, terutama pada sore hari.

Perlu diingat: jangan berhenti di bahu jalan untuk berfoto — tindakan itu melanggar aturan lalu lintas dan membahayakan pengguna lain. Ambil foto dari dalam kendaraan sebagai penumpang, atau manfaatkan SPBU dan rest area di sekitar ruas untuk berhenti dengan aman.


Tips Aman Melintasi Tol Serpong–Cinere

  1. Hindari jam berangkat–pulang kantor — ruas ini padat pada pagi hari (06.00–09.00) arah timur menuju Cinere dan Jakarta, serta sore hari (16.00–19.00) arah barat menuju Serpong, seiring arus komuter Tangerang Selatan–Depok. Atur waktu berangkat agar tidak terjebak antrean di gerbang.
  2. Waspadai integrasi arus di SS Cinere dan Junction Serpong — di SS Cinere, arus Sercin bergabung dengan arus Cijago dan Tol Desari; di Junction Serpong, arus bertemu dengan lalu lintas dari Ulujami–Serpong dan Kunciran–Serpong. Jaga jarak aman dan perhatikan kendaraan yang berpindah lajur di titik pertemuan ini.
  3. Pastikan saldo e-toll cukup — seluruh gerbang di ruas ini menggunakan transaksi uang elektronik tanpa tunai. Cek saldo sebelum masuk, karena tidak ada antrean pengisian di dalam ruas.
  4. Hindari ganti lajur mendadak di simpang susun — kenali lajur yang benar jauh-jauh hari sebelum Junction Serpong dan SS Cinere. Pindah lajur mendadak di area simpang susun adalah penyebab umum kecelakaan dan kemacetan mendadak.
  5. Patuhi batas kecepatan — ikuti rambu yang berlaku (umumnya 80 km/jam untuk Gol I di ruas lintas JORR 2) dan kurangi kecepatan saat hujan atau jarak pandang terbatas.
  6. Pantau kondisi lalu lintas — cek informasi real-time melalui aplikasi Travoy Jasa Marga atau peta digital sebelum berangkat, terutama saat akhir pekan dan musim liburan ketika volume kendaraan menuju Jagorawi meningkat.

FAQ Seputar Tol Serpong–Cinere

Berapa tarif tol Serpong–Cinere 2026?

Tarif terverifikasi per Agustus 2026: lintas penuh Junction Serpong–Cinere Gol I Rp18.500, Gol II–III Rp28.000. Tarif pendek Cinere–Pamulang Gol I Rp6.500, dan Junction Serpong–Pamulang Gol I Rp12.000. Untuk kombinasi lain, gunakan kalkulator tarif tol.

Kapan Tol Serpong–Cinere mulai beroperasi?

Seksi 1 ruas Serpong–Pamulang diresmikan pada 1 April 2021. Seksi 2 ruas Pamulang–Cinere mulai beroperasi fungsional pada 22 Desember 2023 dan diresmikan penuh pada 8 Januari 2024. Sebelum itu, terdapat rencana pengoperasian yang sempat mundur dari jadwal awal, sehingga ruas ini resmi beroperasi secara bertahap.

Siapa pengelola Tol Serpong–Cinere?

Ruas ini dikelola oleh PT Cinere Serpong Jaya (CSJ), anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk, dengan nilai investasi konstruksi sekitar Rp2,1 triliun.

Apakah Tol Sercin memiliki rest area?

Tidak. Karena panjangnya hanya sekitar 10 kilometer, tidak ada rest area besar di dalam ruas. Alternatif terdekat adalah Rest Area Jagorawi KM 19 via SS Cimanggis, rest area di ruas Kunciran–Serpong, atau SPBU di sekitar gerbang tol.

Apa beda Tol Sercin dengan Tol Cijago?

Tol Sercin (Serpong–Cinere) menghubungkan Junction Serpong dengan SS Cinere di sisi barat JORR 2, sedangkan Tol Cijago menghubungkan SS Cinere dengan SS Cimanggis di sisi timur. Keduanya bertemu di SS Cinere dan bersama-sama membentuk jalur lingkar selatan Jakarta yang tersambung ke Jagorawi.

Bagaimana cara cek tarif tol Serpong–Cinere?

Cek tarif melalui kalkulator tarif di situs kami, aplikasi Travoy Jasa Marga, atau situs resmi BPJT. Selalu konfirmasi tarif terkini sebelum berangkat, terutama menjelang periode penyesuaian tarif.


Kesimpulan

Tol Serpong–Cinere adalah ruas pendek namun vital bagi mobilitas Tangerang Selatan, Depok, dan lingkar selatan Jakarta. Dengan dua seksi yang kini beroperasi penuh, tiga gerbang utama, dan tarif proporsional jarak yang sudah terverifikasi, ruas ini menjadi penghubung penting antara koridor barat JORR 2 (Ulujami–Serpong dan Kunciran–Serpong) dengan koridor timur (Cijago dan Jagorawi). Bagi komuter maupun pengguna jarak jauh, Tol Sercin memangkas waktu tempuh secara signifikan dibandingkan jalur arteri Ciputat.

Sebelum berangkat, pastikan saldo e-toll cukup dan cek tarif terbaru melalui kalkulator tarif tol. Jangan lupa membaca artikel terkait lainnya untuk wawasan lengkap jaringan tol di sekitar Jakarta: Tarif Tol Cijago 2026, Tarif Tol Ulujami–Serpong 2026, Tol Serpong–Balaraja: Akses Baru, dan Tol Dalam Kota Jakarta: Ruas, Gerbang, dan Tarif 2026.

Reading time: 11 min

Sponsored

📰 Baca Juga