Cek Tarif Tol

Tarif Tol Palembang–Indralaya (Palindra) & Kayu Agung–Terbanggi Besar 2026

cektol.id admin cektol.id admin | Dipublikasikan pada 19 Juli 2026
Tarif Tol
Cover image for Tarif Tol Palembang–Indralaya (Palindra) & Kayu Agung–Terbanggi Besar 2026

Sponsored

Tarif Tol Palembang–Indralaya (Palindra) & Kayu Agung–Terbanggi Besar 2026

Ruas selatan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) adalah poros yang menghubungkan Lampung dan Sumatera Selatan tanpa putus—dari ujung selatan Pulau Sumatera di Pelabuhan Bakauheni hingga ke jantung Kota Palembang dan kawasan pendidikan Indralaya. Dua ruas yang paling sering ditanya tarifnya oleh pemudik maupun pelaku logistik adalah Tol Palembang–Indralaya (Palindra) di sisi selatan Sumsel dan Tol Kayu Agung–Terbanggi Besar (KATB) yang membentang di perbatasan Sumsel–Lampung.

Artikel ini merangkum rincian gerbang, estimasi tarif per golongan kendaraan, cara kerja integrasi ruas di Sumatera bagian selatan, titik istirahat, serta tips perjalanan Lampung–Palembang. Gunakan kalkulator cek tarif tol sebagai estimasi awal dan konfirmasikan angka aktual kepada operator.

Untuk menghitung biaya persis sesuai gerbang asal dan tujuan Anda, langsung buka kalkulator cek tarif tol—cukup pilih gerbang awal dan akhir, hasil keluar otomatis.


Profil Ruas Selatan JTTS: Palindra + Kayu Agung–Terbanggi Besar

Koridor selatan Sumatera sebenarnya adalah rangkaian beberapa ruas yang menyambung: Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter) di Lampung, Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka/KATB) yang menyeberangi perbatasan provinsi, Kayu Agung–Palembang (Kapal), dan Palembang–Indralaya (Palindra) di ujung Sumsel. Dua ruas terakhir—Palindra dan KATB—adalah fokus utama artikel ini, namun keduanya tidak berdiri sendiri: mereka adalah mata rantai dalam satu koridor darat Lampung–Palembang sepanjang ±440 km.

Beberapa fakta penting:

  • Palindra (Palembang–Indralaya): ±21,93 km, beroperasi sejak 2018, salah satu ruas pertama JTTS. Menghubungkan ibu kota provinsi dengan kawasan pendidikan Universitas Sriwijaya di Indralaya.
  • KATB (Kayu Agung–Terbanggi Besar / Terpeka): 189,4 km, tercatat sebagai ruas tol terpanjang di Indonesia yang beroperasi penuh dalam satu kesatuan. Menghubungkan Kayu Agung (Sumsel) dengan Terbanggi Besar (Lampung Tengah).
  • Pengelola: PT Hutama Karya (Persero) beserta anak usahanya untuk seluruh ruas JTTS di koridor ini.
  • Sistem tarif: Terbuka per ruas (dibayar di setiap batas ruas). Belum sistem tertutup terintegrasi penuh, sehingga tarif dihitung akumulatif antarruas.
  • Waktu tempuh koridor utuh Lampung–Palembang: ±6–7 jam melalui tol (belum termasuk menyeberang ferry Merak–Bakauheni bila dari Jawa).

Daftar Gerbang Tol: Palembang, Indralaya, Kayu Agung, Terbanggi Besar, Gunung Sugih, Kotabaru

Berikut enam gerbang utama yang paling sering digunakan pengendara di koridor Palindra dan KATB (serta gerbang penghubung di sisi Lampung yang menyambung ke ruas ini):

GerbangRuas / SegmenLokasiFungsi Utama
Palembang (Kramasan)Kapal + PalindraPalembang, SumselPintu utama ibu kota Sumsel; titik sambung ruas Kapal dan Palindra
IndralayaPalindraOgan Ilir, SumselAkses kampus Unsri & kawasan industri; lanjut ke Indralaya–Prabumulih
Kayu AgungTerpeka / KapalOgan Komering Ilir, SumselSimpul utara Terpeka sekaligus ujung selatan ruas Kapal; batas Sumsel–Lampung
Terbanggi BesarTerpeka / BakterLampung TengahSimpul penyambung ruas Bakter (Lampung) dan Terpeka (KATB)
Gunung SugihBakterLampung TengahAkses Lampung Tengah & jalur ke Metro; gerbang transisi sebelum Terbanggi Besar
KotabaruBakterLampung SelatanAkses Kota Baru & jalur ke Bandar Lampung selatan

Selain keenam gerbang di atas, ruas ini memiliki gerbang simpang susun (SS) lain seperti Sidomulyo, Lematang, Natar, Tegineneng, SS Gunung Batin, SS Menggala, SS Lambu Kibang, SS Way Kenanga, dan SS Simpang Pematang. Namun enam gerbang utama di atas adalah titik masuk/keluar yang paling relevan untuk perjalanan Lampung–Palembang.


Rincian Tarif per Golongan (Data BPJT 2026)

Tarif di bawah menggunakan basis Golongan I (sedan, jip, pick-up, mobil penumpang), Golongan II (truk 2 gandar), dan Golongan III (truk 3 gandar). Ruas pendek seperti Palindra pada data resmi tidak melayani Golongan IV–V karena kendaraan berat dialihkan ke jalur logistik khusus; untuk KATB dan Bakter, Gol IV–V umumnya disesuaikan secara kasus per kasus dan tidak dibahas detail di sini.

Tabel 1 — Tol Palembang–Indralaya (Palindra)

RuteGol IGol IIGol III
Palembang → PamulutanRp9.500Rp14.500Rp14.500
Palembang → KTM RambutanRp15.500Rp23.500Rp23.500
Palembang → IndralayaRp27.000Rp40.500Rp40.500
Pamulutan → IndralayaRp17.500Rp26.000Rp26.000
KTM Rambutan → IndralayaRp11.500Rp17.000Rp17.000
Indralaya → PalembangRp27.000Rp40.500Rp40.500

Palindra menggunakan sistem tertutup per ruas dengan tarif proporsional berdasarkan jarak antargerbang. Dari Indralaya, Anda bisa melanjutkan ke Prabumulih via ruas Indralaya–Prabumulih (tarif tambahan Golongan I sekitar Rp85.000).

Tabel 2 — Tol Kayu Agung–Terbanggi Besar (KATB / Terpeka)

Rute (Terpeka)Gol IGol IIGol III
SS Kayu Agung → SS Terbanggi BesarRp255.500Rp383.500Rp383.500
SS Simpang Pematang → SS Terbanggi BesarRp134.000Rp201.000Rp201.000
SS Way Kenanga → SS Terbanggi BesarRp105.500Rp158.000Rp158.000
SS Lambu Kibang → SS Terbanggi BesarRp83.000Rp124.000Rp124.000
SS Menggala → SS Terbanggi BesarRp58.500Rp87.500Rp87.500
SS Gunung Batin → SS Terbanggi BesarRp36.000Rp54.000Rp54.000

Ruas KATB adalah tulang punggung koridor selatan dengan pemandangan perkebunan sawit dan hutan tropis. Tarif tertinggi (Kayu Agung–Terbanggi Besar) mencapai Rp255.500 untuk Golongan I.

Tabel 3 — Tol Kayu Agung–Palembang (Kapal)

RuteGol IGol IIGol III
SS Kayu Agung → SS Kramasan (Palembang)Rp50.000Rp75.000Rp75.000

Ruas Kapal sepanjang ±42,5 km adalah jembatan singkat namun krusial yang membawa Anda dari perbatasan Sumsel langsung ke dalam Kota Palembang.

Tabel 4 — Ruas Bakter: Gerbang Gunung Sugih & Kotabaru (Sisi Lampung)

Rute (Bakter)Gol IGol IIGol III
Pelabuhan Bakauheni → KotabaruRp106.000Rp159.000Rp159.000
Pelabuhan Bakauheni → Gunung SugihRp176.500Rp264.500Rp264.500
Pelabuhan Bakauheni → Terbanggi BesarRp189.500Rp284.500Rp284.500
Kotabaru → Gunung SugihRp70.000Rp105.000Rp105.000
Kotabaru → Terbanggi BesarRp83.500Rp125.000Rp125.000
Gunung Sugih → Terbanggi BesarRp13.500Rp20.000Rp20.000

Gerbang Gunung Sugih dan Kotabaru berada di ruas Bakter (Bakauheni–Terbanggi Besar). Keduanya menjadi titik masuk populer bagi pengendara yang datang dari arah Bandar Lampung maupun dari dalam Lampung Tengah sebelum meneruskan ke Kayu Agung dan Palembang.

Catatan sistem tarif: Karena koridor ini menggunakan sistem tarif terbuka per ruas, Anda membayar di setiap batas ruas. Misalnya melintas Bakauheni → Terbanggi Besar (Bakter) lalu → Kayu Agung (Terpeka) berarti dua kali tapping: di gerbang Terbanggi Besar dan di gerbang Kayu Agung. Total adalah penjumlahan masing-masing ruas.


Tarif Ikhtisar: Rute Utuh Lampung (Bakauheni) → Palembang

Berikut ringkasan tarif untuk koridor utuh Pelabuhan Bakauheni → Palembang melalui Bakter + Terpeka (KATB) + Kapal:

SegmenGol IGol IIGol III
Bakauheni → Terbanggi Besar (Bakter)Rp189.500Rp284.500Rp284.500
Terbanggi Besar → Kayu Agung (Terpeka/KATB)Rp255.500Rp383.500Rp383.500
Kayu Agung → Palembang (Kapal)Rp50.000Rp75.000Rp75.000
Total Bakauheni → PalembangRp495.000Rp743.000Rp743.000

Bila dilanjutkan ke Indralaya via Palindra, tambahkan Rp27.000 (Gol I) sehingga total Bakauheni → Indralaya menjadi Rp522.000 untuk Golongan I.

Disclaimer: Tarif dapat berubah sewaktu-waktu sesuai evaluasi berkala BPJT (setiap dua tahun) berdasarkan laju inflasi BPS. Angka di atas adalah estimasi per Juli 2026. Selalu verifikasi via kalkulator cek tarif tol sebelum berangkat.


Integrasi Ruas Sumatera: Bakter, Terpeka, dan Sambungan Lainnya

Keunggulan koridor selatan JTTS adalah posisinya sebagai rantai berkesinambungan yang menyambung ke utara tanpa putus. Setelah gerbang Kayu Agung, pengendara dapat meneruskan perjalanan melalui:

  • Kayu Agung–Palembang (Kapal, 42,5 km) — akses utama menuju ibu kota Sumsel. Tarif Golongan I Rp50.000 seperti di Tabel 3.
  • Palembang–Indralaya–Prabumulih — menyambung ke koridor barat/daya Sumsel. Dari Indralaya ke Prabumulih tarif Golongan I sekitar Rp85.000.
  • Palembang–Betung (konstruksi >80%) — menuju Betung–Jambi, pembuka koridor timur Sumatera.
  • Bakter sebagai gerbang selatan — dari Pelabuhan Bakauheni langsung tersambung ke Terpeka via simpul Terbanggi Besar, dan dari sana ke Kapal lalu Palindra.

Estimasi tarif tol penuh Bakauheni → Palembang untuk Golongan I berada di kisaran Rp495.000 (sesuai tabel ikhtisar di atas). Untuk rute yang lebih panjang seperti Bakauheni–Pekanbaru atau Bakauheni–Medan, Anda dapat menyusun estimasi bertahap menggunakan kalkulator cek tarif tol segmen demi segmen.

Baca juga ulasan kami tentang progres dan tarif lengkap Tol Trans Sumatera 2026 untuk memetakan seluruh ruas JTTS yang sudah beroperasi, serta tarif tol Bakauheni–Kayu Agung (Lampung) untuk pembahasan ruas selatan secara mendalam.


Rest Area Sepanjang Koridor Lampung–Palembang

Koridor selatan JTTS memiliki rest area representatif di beberapa titik strategis. Beberapa yang paling sering digunakan pemudik:

KMNama/LokasiFasilitas Utama
KM 20 (Bakter)Rest Area BakauheniSPBU, mushola, toilet, tenant kuliner, minimarket
KM 87–88 (Bakter)Rest Area KaliandaSPBU Pertamina, food court, area bermain anak
KM 215 (Terpeka)Rest Area Simpang PematangSPBU, mushola, toilet bersih, kuliner lokal (pempek, seruit)
KM 234 (Terpeka)Rest Area Kayu AgungSPBU, tenant oleh-oleh khas Sumsel, area parkir luas
Sekitar Palembang (Kapal/Palindra)Rest Area Jakabaring & sekitarSPBU, mushola, tenant makanan, akses ke pusat kota

Kuliner Wajib Coba di Rest Area

  • Seruit — ikan bakar bersambal khas Lampung, wajib dicoba di rest area Bakter.
  • Pempek — oleh-oleh khas Palembang yang mudah dijumpai di rest area Terpeka menjelang Kayu Agung.
  • Kopi Lampung — kopi robusta premium dijual di banyak tenant rest area segmen Bakter.
  • Tempoyak — durian fermentasi khas Sumsel, lauk khas di rest area Kayu Agung.

Catatan: Jarak antar rest area di ruas Terpeka bisa mencapai 30–50 km. Pastikan tangki BBM cukup sebelum masuk ruas panjang, karena tidak semua gerbang memiliki SPBU di dekatnya.


Tips Perjalanan Lampung–Palembang via JTTS

  1. Isi saldo e-toll lebih dari cukup. Koridor Lampung–Palembang menarik tarif di setiap batas ruas (Bakter, lalu Terpeka, lalu Kapal). Siapkan saldo minimal Rp550.000 untuk Golongan I agar tidak kehabisan di gerbang. Panduan top-up dan cek mutasi ada di panduan e-toll kami.
  2. Hitung total sebelum berangkat. Gabungkan tarif tiap ruas via kalkulator cek tarif tol agar budgeting tepat. Jangan lupa tambahkan biaya ferry Merak–Bakauheni bila dari Jawa.
  3. Istirahat setiap 2–3 jam. Rest area tersedia di KM 20, 87, 215, dan 234. Jangan paksakan berkendara nonstop—risiko microsleep tinggi di ruas panjang. Simak tips menghindari ngantuk di tol jarak jauh.
  4. Cek cuaca sebelum berangkat. Koridor selatan Sumatera memiliki curah hujan tinggi. Kurangi kecepatan dan nyalakan lampu utama saat hujan deras. Baca juga tips aman berkendara saat hujan deras.
  5. Bawa dua kartu e-toll. Antisipasi bila satu kartu bermasalah saat tapping di gerbang batas ruas.
  6. Manfaatkan diskon musiman. Hutama Karya rutin memberi diskon 20–30% saat Lebaran dan Nataru pada ruas KATB, Kapal, maupun Palindra. Pantau pengumuman resmi untuk periode diskon.
  7. Siapkan BBM penuh di Lampung. SPBU di rest area Terpeka tidak sederet rapat; isi penuh di Bakter sebelum masuk ruas panjang menuju Kayu Agung.

FAQ: Pertanyaan Umum

Berapa tarif tol Palembang–Indralaya (Palindra) untuk mobil pribadi?

Tarif Golongan I Palembang → Indralaya adalah Rp27.000 (pulang-pergi Rp54.000). Untuk rute lebih pendek seperti Palembang → KTM Rambutan, tarifnya Rp15.500.

Berapa tarif tol Kayu Agung–Terbanggi Besar (KATB) untuk Golongan I?

Rute utuh SS Kayu Agung → SS Terbanggi Besar adalah Rp255.500 untuk Golongan I. Tarif menurun bila keluar di gerbang antara seperti Menggala (Rp58.500) atau Gunung Batin (Rp36.000).

Apakah tarif dihitung sekali atau per ruas?

Koridor ini menggunakan sistem tarif terbuka per ruas. Anda membayar di gerbang keluar Bakter (Terbanggi Besar), lalu membayar lagi di gerbang keluar Terpeka (Kayu Agung), lalu di gerbang Kapal (Palembang). Total adalah penjumlahan ketiga ruas.

Berapa lama waktu tempuh Lampung–Palembang?

Dari Pelabuhan Bakauheni ke Palembang via tol (Bakter + Terpeka + Kapal) sekitar 6–7 jam tanpa macet, sudah termasuk keluar-masuk gerbang. Ditambah menyeberang ferry Merak–Bakauheni (±2–3 jam) bila dari Jawa, total perjalanan lintas pulau sekitar 9–10 jam.

Apakah semua gerbang menerima e-toll?

Ya. Seluruh gerbang di koridor ini menerima uang elektronik (e-Money, Brizzi, TapCash, Flazz). Pastikan saldo cukup—tidak semua gerbang memiliki mesin top-up.

Apakah truk golongan besar bisa lewat ruas ini?

Golongan IV–V umumnya dialihkan ke jalur logistik khusus dan tidak dilayani tarif resmi di ruas pendek seperti Palindra. Truk Golongan II–III dapat melintas dengan tarif sesuai tabel di atas.

Apakah ada batas kecepatan?

Ya, batas umum 60–100 km/jam. Turunan dan tikungan di ruas perbukitan Lampung perlu kehati-hatian ekstra, terutama saat hujan deras.


Kesimpulan

Tol Palembang–Indralaya (Palindra) dan Kayu Agung–Terbanggi Besar (KATB) adalah dua mata rantai penting di ruas selatan JTTS yang menghubungkan Lampung dan Sumatera Selatan secara darat dan efisien. Dengan estimasi tarif Rp27.000 untuk Palindra (Gol I) dan Rp255.500 untuk KATB (Gol I), serta total koridor utuh Bakauheni–Palembang sekitar Rp495.000, ruas selatan ini mengubah pengalaman mudik dan logistik lintas provinsi menjadi jauh lebih cepat dibanding era jalan arteri.

Jangan lupa menghitung pula tarif ferry Merak–Bakauheni bila dari Jawa, serta ruas lanjutan ke Indralaya, Prabumulih, atau Jambi. Sebelum berangkat, selalu verifikasi tarif terkini dan hitung total biaya perjalanan Anda melalui kalkulator cek tarif tol.

Untuk memetakan seluruh ruas JTTS, baca juga panduan Tol Trans Sumatera 2026, tarif tol Bakauheni–Kayu Agung, dan tips hemat biaya tol jarak jauh. Selamat berkendara, dan nikmati Sumatera yang kini semakin dekat! 🚗🛣️

Reading time: 11 min

Sponsored

📰 Baca Juga